WISATA PULAU DEWATA

Discover the most beautiful & interesting places to your vacation

Definisi Hotel

Posted by Wirahadi Bali on June 5, 2013

Hotel

Hotel

Pengertian Hotel Secara harfiah, kata hotel berasal dari bahasa Latin yaitu hospitium, yang artinya ruang tamu. Kata ini kemudian mengalami proses perubahan pengertian dan untuk membedakan guest house dengan mansion house yang berkembang saat itu, maka rumah besar disebut hostel. Hostel disewakan pada masyarakat umum untuk menginap dan beristirahat sementara waktu, dan dikoordinir oleh seorang host. Seiring perkembangan dan adanya tuntutan terhadap kepuasan, dimana orang tidak menyukai peraturan yang terlalu banyak pada hostel, maka kata hostel kemudian mengalami perubahan, yakni penghilangan huruf “s” pada kata hostel sehingga menjadi hotel.

Ada beberapa Definisi hotel menurut :
SK Menparpostel Nomor KM 94/ HK 103/MPPT 1987 ; adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial”.
“Hotel adalah sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran” (Lawson, 1976:27).
Hotel adalah suatu bangunan atau suatu lembaga yang menyediakan kamar untuk menginap, makan dan minum serta pelayanan lainnya untuk umum ( kamus Webster )”. Jadi, dapat disimpulkan pengertian hotel adalah suatu bangunan yang menyediakan jasa penginapan, makanan dan minuman, serta jasa lainnya yang diperuntukan bagi umum dan dikelola secara komersial.

Klasifikasi Hotel
Kriteria klasifikasi hotel di Indonesia secara resmi terdapat pada peraturan pemerintah, yaitu SK: Kep-22/U/VI/78 oleh Dirjen Pariwisata. Klasifikasi hotel ditinjau berdasarkan beberapa faktor, yaitu :

  • Harga jual
    Klasifikasi hotel berdasarkan sistem penjualan harga kamar, di mana harga kamar yang dijual hanya harga kamar saja atau merupakan sistem paket, yaitu :

    1. European Plan Hotel : hotel dengan biaya untuk harga kamar saja, Keistimewaan : Praktis, banyak digunakan di hotel, Memudahkan sistem billing, Semua sistem pemasaran kamar kebanyakan menggunakan sistem ini.
    2. American Plan Hotel : hotel dengan perencanaan biaya termasuk harga kamar dan harga makan, terbagi dua yaitu :
      • Full American plan ( FAP ) : harga kamar termasuk tiga kali makan sehari ( sarapan, makan siang dan makan malam ).
      • Modified American plan ( MAP ) : harga kamar termasuk dua kali makan sehari, yaitu : ( Kamar + makan pagi + makan siang ) atau ( Kamar + makan pagi + makan malam ).
    3. Continental Plan Hotel : hotel dengan perencanaan harga kamar sudah termasuk dengan continental breakfast.
    4. Bermuda Plan Hotel : hotel dengan perencanaan harga kamar yang sudah termasuk dengan American breakfast.

     

  • Ukuran Hotel dari segi jumlah Kamar
    Klasifikasi hotel berdasarkan dari banyaknya ukuran kamar yang disediakan dan serta ditentukan oleh jumlah kamar yang ada, yaitu :

    1. Small hotel : hotel kecil dengan jumlah kamar di bawah 150 kamar.
    2. Medium hotel : hotel sedang, yang terdiri dari 2 jenis, yaitu :
      • Average hotel : jumlah kamar antara 150 sampai 299 kamar dan
      • Above hotel : jumlah kamar antara 300 sampai 600 kamar.
    3. Large hotel : hotel besar dengan jumlah kamar minimal 600 kamar.

     

  • Tipe tamu hotel
    Klasifikasi hotel berdasarkan asal usul dan latar belakang tamu menginap yaitu :

    1. Family hotel : hotel untuk tamu yang menginap bersama keluarga,
    2. Business hotel : hotel untuk tamu berupa para pengusaha,
    3. Tourist hotel : hotel untuk tamu yang menginap berupa wisatawan, baik domestik  maupun luar negeri,
    4. Transit hotel : hotel untuk tamu yang transit ( singgah sementara ), dan
    5. Cure hotel : Hotel untuk tamu yang menginap dalam proses pengobatan atau penyembuhan penyakit.

     

  • Sistem bintang
    Semakin banyak jumlah bintang suatu hotel, pelayanan yang dituntut semakin banyak dan baik. Klasifikasi hotel berdasarkan sistem bintang, yaitu :

    1. Hotel bintang satu  (*)
    2. Hotel bintang dua   (**)
    3. Hotel bintang tiga  (***)
    4. Hotel bintang empat (****)
    5. Hotel bintang lima  (*****)

    Khusus untuk hotel bintang lima, terdapat tingkatan yaitu Palm, Bronze, dan Diamond. Menurut keputusan direktorat Jendral Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi no 22/U/VI/1978 tanggal 12 Juni 1978 ( Endar Sri, 1996 : 9 ), klasifikasi hotel dibedakan dengan menggunakan simbol bintang antara 1 – 5. Semakin banyak bintang yang dimiliki suatu hotel, semakin berkualitas hotel tersebut. Penilaian dilakukan selama 3 tahun sekali dengan tata cara serta penetapannya dilakukan oleh Direktorat Jendral Pariwisata.

  • Lama tamu menginap
    Klasifikasi hotel berdasarkan lamanya tamu menginap, yaitu :

    1. Transit hotel : hotel dengan lama tinggal tamu rata – rata semalam,
    2. Semi residential hotel : hotel dengan lama tinggal tamu lebih dari satu hari tetapi tetap dalam jangka waktu pendek, berkisar dua minggu hingga satu bulan, dan
    3. Residential hotel : hotel dengan lama tinggal tamu cukup lama, berkisar  paling sedikit satu bulan.

     

  • Lokasi Hotel
    Penentuan jenis lokasi hotel tidak terlepas dari kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki wisatawan. Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat dari lokasi dimana hotel tersebut dibangun. Klasifikasi hotel berdasarkan lokasi, yaitu :

    1. City hotel : hotel yang terletak di dalam kota, di mana sebagian besar yang menginap melakukan kegiatan bisnis. Hotel yang berlokasi di perkotaan, biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bermaksud untuk tinggal sementara ( dalam jangka waktu pendek ). City Hotel disebut juga sebagai transit hotel karena biasanya dihuni oleh para pelaku bisnis yang memanfaatkan fasilitas dan pelayanan bisnis yang disediakan oleh hotel tersebut.
    2. Urban hotel : hotel yang terletak di dekat kota. Urban Hotel atau Motel ( Motor Hotel ) Hotel yang berlokasi di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungan satu kota dengan kota besar lainnya, atau di pinggiran jalan raya dekat dengan pintu gerbang atau batas kota besar. Hotel ini diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil sendiri. Oleh karena itu hotel ini menyediakan fasilitas garasi untuk mobil.
    3. Suburb hotel : hotel yang terletak di pinggiran kota. Suburb hotel atau sering disebut Residential Hotel. Hotel yang berlokasi di daerah pinggiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, tetapi mudah mencapai tempat – tempat kegiatan usaha. Hotel ini berlokasi di daerah – daerah tenang, terutama karena diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin tinggal dalam jangka waktu lama. Dengan sendirinya hotel ini diperlengkapi dengan fasilitas tempat tinggal yang lengkap untuk seluruh anggota keluarga.
    4. Resort hotel : hotel yang terletak di daerah wisata, di mana sebagian besar tamu yang menginap tidak melakukan usaha. Hotel seperti ini terutama diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat pada hari – hari libur atau bagi mereka yang ingin berekreasi. Hotel resort berdasarkan lokasinya dibagi atas :
      • Mountain hotel : hotel yang berada di pegunungan,
      • Beach hotel : hotel yang berada di pinggir pantai,
      • Lake hotel : hotel yang berada di tepi danau,
      • Hill hotel : hotel yang berada di puncak bukit,
      • Forest hotel : hotel yang berada di kawasan hutan lindung,
      • Airport hotel : hotel yang terletak di daerah pelabuhan udara.

       

  • Aktivitas tamu hotel
    Klasifikasi hotel berdasarkan maksud kegiatan selama tamu menginap, yaitu :

    1. Sport hotel : hotel yang berada pada kompleks kegiatan olahraga,
    2. Ski hotel : hotel yang menyediakan area bermain ski,
    3. Conference hotel : hotel yang menyediakan fasilitas lengkap untuk konferensi,
    4. Convention hotel : hotel sebagai bagian dari komplek kegiatan konvensi,
    5. Pilgrim hotel : hotel yang sebagian tempatnya berfungsi sebagai fasilitas ibadah.

     

  • Karakteristik Hotel
    Perbedaan antara hotel dengan industri lainnya adalah :

    1. Industri hotel tergolong industri yang padat modal serta padat karya yang artinya dalam pengelolaannya memerlukan modal usaha yang besar dengan tenaga pekerja yang banyak pula.
    2. Dipengaruhi oleh keadaan dan perubahan yang terjadi pada sektor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan dimana hotel tersebut berada.
    3. Menghasilkan dan memasarkan produknya bersamaan dengan tempat dimana jasa pelayanannya dihasilkan.
    4. Beroperasi selama 24 jam sehari, tanpa adanya hari libur dalam pelayanan jasa terhadap pelanggan hotel dan masyarakat pada umumnya.
    5. Memperlakukan pelanggan seperti raja selain juga memperlakukan pelanggan sebagai patner dalam usaha karena jasa pelayanan hotel sangat tergantung pada banyaknya pelanggan yang menggunakan fasilitas hotel tersebut.

One Response to “Definisi Hotel”

  1. Rudi Siman said

    Untuk keperluan perlengkapan peralatan kebersihan Hotel , kantor ,apartement dan bahan bahan kimia pembersih bisa dilihat di

    http://supplier-peralatan-hotel.weebly.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: