WISATA PULAU DEWATA

Discover the most beautiful & interesting places to your vacation

Arak Bali

Posted by Wirahadi Bali on May 8, 2013

Arak Bali

Arak Bali

Arak adalah sejenis minuman yang mengandung alkohol ( etil alkohol ) yang telah dikenal di Indonesia sejak zaman dahulu kala. Arak pada umumnya dibuat dari tuak kelapa dengan cara destilasi ( penyulingan ). Arak dapat juga dibuat dari beras atau beras ketan melalui proses pentapean, selanjutnya diperas. Cairannya difermentasikan dan terus didestilasi. Minuman arak sudah dikenal diseluruh daerah di Bali, karena arak ini sebagai satu jenis minuman yang digunakan sebagai sajian ( tabuh ) bersama – sama dengan brem dan tuak pada upacara adat dan keagamaan. Minuman arak apabila tidak dikonsumsi secara berlebihan dipercaya berkhasiat bagi orang tua dan dewasa untuk menghangatkan badan, menghilangkan rasa mual dan pengobatan tradisional lainnya. Disamping itu arak juga di sajikan sebagai hidangan khusus bagi orang dewasa.
Produksi minuman keras di Indonesia umumnya dilarang, namun berbeda dengan yang ada Bali. Arak Bali justru dijadikan salah satu oleh – oleh bagi para wisatawan yang datang ke Bali. Selain dikonsumsi untuk minum dan sebagai bagian dari sesajen upacara keagamaan, arak Bali juga diyakini dapat dijadikan obat boreh atau penghangat untuk menghilangkan rasa gatal.
Salah satu daerah di Pulau Dewata tersebut, yaitu di Kabupaten Karangasem Bali, merupakan kampung produsen arak Bali. Di Karangasem, Bali, hampir semua warganya mengandalkan mata pencaharian dari membuat minuman keras jenis arak atau yang dikenal dengan arak Bali. Arak Bali memang sudah dikenal luas, baik oleh masyarakat Bali sendiri maupun oleh orang luar Bali bahkan luar negeri.
Dari 400 kepala keluarga yang menghuni dusun yang terletak dikaki Gunung Agung tersebut, hampir semuanya bekerja sebagai pembuat arak. Dan pekerjaan tersebut menjadi pilihan warga setempat, karena sulitnya lapangan pekerjaan di daerah tersebut yang tergolong kering dan gersang. Pembuatan arak juga erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat setempat yang meyakini adanya Dewa Bagus Arak Api yang menghuni daerahnya. Sehingga tradisi pembuatan arak didaerah tersebut sulit dihilangkan. Bahkan ada rumor jika ada peminum yang mencemooh hasil arak produksinya, maka akan mendapatkan bencana. Dengan keyakinan itulah maka masyarakat terus mempertahankan tradisi leluhurnya untuk memproduksi arak, disamping alasan ekonomi.
Biasanya produksi arak bersifat musiman yakni selama musim kemarau, karena saat itu bahan baku berupa air tetesan dari ranting buah pohon lontar yang banyak tumbuh di daerah setempat. Dalam proses pembuatan arak Bali, masyarakat tidak menggunakan peralatan moderen dan canggih. Melainkan diproses secara tradisional dan sederhana. Yakni menggunakan air tuak pohon lontar yang diambil dari kebun atau dibeli dari dusun sekitarnya.
Air tuak tersebut kemudian direbus selama lebih kurang 5 jam dengan tehnik penyulingan. Tuak ditempatkan dalam kaleng minyak bekas yang ditaruh diatas tungku api. Uap dari air tuak yang mendidih disalurkan menggunakan pipa yang terbuat dari bambu yang dihubungkan ke jerigen penampungan. Hasil penyulingan inilah yang menjadi arak. Dari 24 botol air tuak hanya menghasilkan 2 botol tuak kelas satu atau kualitas terbaik dengan kadar alkohol paling tinggi. Namun diproduksi juga tuak kualitas 2 dan 3 dengan proses penyulingan yang lebih lama sehingga menghasilkan uap lebih banyak namun kadar alkoholnya rendah.
Sebotol arak jadi dijual dengan harga bervariasi. Untuk kualitas nomor satu, harganya lebih mahal dibandingkan dengan kualitas nomor dua atau kelas tiga. Namun harga tersebut bisa berubah tergantung kondisi kesediaan bahan bakunya. Untuk pemasarannya, warga tidak perlu mendistribusikannya keluar kampung, karena banyak pembeli yang datang langsung ke kampung tersebut. Alasannya selain menghemat biaya pemasaran juga untuk menghindari berurusan dengan aparat berwajib.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

»
 
%d bloggers like this: