WISATA PULAU DEWATA

Discover the most beautiful & interesting places to your vacation

Tari Baris Basang Gede

Posted by Wirahadi Bali on April 30, 2013

Tari Baris Kurkwak, Baris Basang Gede, dan Baris Dadap

Tari Baris Kurkwak, Baris Basang Gede, dan Baris Dadap

Pada jaman kerajaan di Bali pada umumnya upacara keagamaan merupakan suatu upacara yang disakralkan. Salah satunya seperti upacara Ngaben yang telah tercatat dalam memorandum dunia. Pada prosesi karya Pitra Yadnya pada tingkatan madyaning utama, biasanya beberapa acara atau proses sakralisasi merupakan rangkaian yadnya seperti ; mareresik, muspa, dan tarpanasaji. Sehari sebelum layon ( mayat ) di kremasi di rudrabhumi ( kesetra / makam ), biasanya terdapat prosesi karya muspa / saji dan munggah damar kurung. Baris kurkwak, baris basang gede, dan baris dapdap merupakan tarian sakral / tari wali guna untuk mengerenteban proses yadnya tersebut yang tidak terlepas dari hakekat ketatwaning yadnya ( gegitan / nanyian, tetangguran, sasolahan / tari dan puja pangastawa )
Karena hal tersebut, terketuklah hati para seniman pada jamannya tersebut antara lain : AA Made Pasek, Pekak Krawa, Pekak Chandra, Pan Sweca Kader, Pan Subala, Pan Sweta, Pan Rasmin ( kesemuanya telah almarhum ). Tentunya atas prakarsa dari tokoh seni ini, kemudian disambut baik oleh Ida Anglurah Kurambitan ( Ida AA Ngurah Anom Mayun ) selaku jejeneng Adat Bale Agung Kurambitan. Mulailah Penggarapan Tari kurkuwak, baris basing gede dan baris dapdap, sekitar tahun 1938-an, dimana Bale Gong Banjar Tengah di plaspas wuku pahang 1936, sedangkan piodalannya dilaksanakan Saniscara Krulut.
Ciri – ciri tarian ini antara lain :

  • Baris Kurkuwak : berpakaian dari keraras ( dedaunan pisang yang tela kering ), pelepah daun jaka ( pelapah enau ), dan beberapa dedaunan yang lainnya.
  • Burung Garuda ( paksi Raja ) : Berpakaian burung paksi
  • Kelek : berpakaian raksasa berwajah seram dengan membawa dua buah klatkat berisi sate lilit manis membentuk pengideran nawa sanga.
  • Baris Basang Gede : Berpakaian tetupengan, perut besar, berkacamata hitam, udeng kain poleng ( dililitkan ), dan membawa tombak.
  • Baris Dadap : berpakaian putih, celana putih dengan aksesories gelang kana, membawa satu buah perahu.

Alkisah Sang Paksi mencari tirta Amertha ( Khamandalu ), dalam perjalanan tugas  penting atas perintah dari Hyang Bethara Wisnu tersebut, berjumpalah sang Paksi dengan sekelompok burung yang habitatnya di daerah rawa – rawa ( manuk rawa / kurkwak ). Kelompok burng kurkwak ini sangat kagum melihat kegagahan si Paksi Raja ini, dan memohon agar diikutkan dalam misi mulia itu sebagai abdi Bhatara Wisnu.
Pada saat yang bersamaan, datanglah kemudian Kingkira Bala Brahma ( abdi / mahapatih dari Bhatara Brahma ), dengan maksud yang sama dengan si Paksi Raja yaitu mencari thirtha kamandalu. Pada akhirnya, thirta tersebut diserahkan oleh sang Paksi Raja kepada Kingkirabala ( Kelek ) untuk dihaturkan ke tempat yadnya. Pengawalan tirta ini kemudian disimbolkan dengan baris Basang Gede yang bersenjata tombak yang mengawal tirtha ini agar sampai di tempat sang pitara.
Baris Dadap sebagai simbolisasi Iswara ( pralina ), jukung / perahu, yang dipegang pada tangan kiri si penari mensimbolkan sebagai penghantar Sang Atma menuju suralaya / sangkan paraning dumadi / tempat asal dari segala asal. Filosofi dari baris kuurkwak, baris basang gede, dan baris dadap adalah simbol dari Tri Kona atau Tri Murti ( Brahma, Wisnu, Iswara / Utpathi, Shtiti, Pralina ) merupakan hakekat proses kehidupan.
Baris kurkwak menari di bancingah dihadapan Sanggah Tutuan, hakekat Wisnu sebagai pemelihara. Baris Basang Gede menari di ancaksaji / jaba tengah, hakekat Brahma sebagai pencipta. Baris Dadap menari di depan bale pawedan menghadap ke bale semanggen / genah layon ( tempat mayat di tempatkan ), hakekat Iswara sebagai pemrelina.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: