WISATA PULAU DEWATA

Discover the most beautiful & interesting places to your vacation

Desa Trunyan

Posted by Wirahadi Bali on April 13, 2013

Desa Trunyan

Desa Trunyan

Trunyan adalah sebuah desa yang terletak di pinggiran danau Batur dengan ketinggian 1.036 meter di atas permukaan laut. Desa Trunyan merupakan bagian dari kawasan wisata Kintamani yang termasuk wilayah kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli Untuk menuju desa tersebut bisa menggunakan perahu atau boat dan bisa juga melintasi sarana jalan yang belum memadai di sepanjang pesisir tepi danau Batur. Desa Trunyan merupakan salah satu dari desa Bali Aga atau Bali Mula yaitu desa yang memiliki suatu tradisi yang sangat spesifik dan berbeda dengan yang lain dari tradisi desa – desa di Bali dataran. Desa ini memiliki hawa yang sejuk dan pemandangan desa agraris. Suhu di Desa Terunyan bisa mencapai rata – rata 17 derajat Celcius, bahkan bisa turun hingga 12 derajat Celcius.
Salah satu tradisi yang menarik untuk disaksikan adalah penguburan di Desa Terunyan, Bali. Di desa ini, Anda bisa melihat tradisi pemakaman yang unik dan menarik yang tidak ada di tempat lain. Jenazah tidak dikuburkan tetapi hanya dipagari dengan bambu anyam secukupnya. Desa Terunyan memiliki tiga jenis kuburan. Masing – masing kuburan diperuntukkan tiga jenis kematian yang berbeda. Seseorang yang meninggal secara wajar, jenazahnya akan ditutup dengan kain putih, disiapkan upacara, dan diletakkan tanpa dikubur di bawah pohon taru menyan. Nama tempat peletakkan jenazah ini adalah Sema Wayah. Cara pemakaman tanpa menguburnya dikenal dengan sebutan mepasah. Jadi, jenazah hanya diletakkan di atas tanah dan dibiarkan di udara terbuka. Untuk orang yang meninggal karena hal yang dianggap tak wajar, seperti dibunuh dan bunuh diri, maka jenazahnya akan diletakkan di lokasi yang bernama Sema Bantas. Di Sema Bantas, penguburan dilakukan dengan penguburan atau dikebumikan. Biasanya ini dilakukan pada orang yang memiliki cacat tubuh, seperti dibunuh, bunuh diri, atau kecelakaan. Untuk anak kecil yang gigi susunya belum tanggal juga dikenakan penguburan ini. Selain Sema Wayah dan Sema Bantas, ada lagi tempat yang bernama Sema Muda. Tempat ini adalah tempat khusus untuk mengubur bayi dan anak kecil, atau warga dewasa tetapi belum menikah. Teknik pemakamannya bisa mepasah atau pun penguburan. Anda pun bisa melihat pemakaman tradisional ini secara langsung.
Di desa Trunyan terdapat peninggalan jaman megalitik yaitu berupa patung Ratu Sakti Pancering Jagat yang dijadikan sebagai pemujaan bagi masyarakat Trunyan. Patung tersebut awalnya ditemukan bentuknya kecil, yang lama kelamaan semakin membesar. Dari mitologi tersebut, nama desa Trunyan asal – usulnya berasal dari kata “Taru Menyan” dan dari kata “Turun Hyang” yang akhirnya menjadi Terunyan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: